Selasa, 26 November 2019

Aku yang Aneh


    Namaku taufik, aku berasal dari Jakarta. Aku sekarang duduk di kelas 11 dan bersekolah di SMA Negeri yang terkenal di Jakarta. Umurku sekarang baru memasuki 17 tahun. Aku anaknya sangat lah pemalu apalagi dengan cewek. Pasti banyak yang heran, "kok cowok pemalu sih?" tapi itu lah aku. Ketika bertemu dengan cewek, aku langsung menundukkan kepala dan bergegas pergi menjauh.
    Dan semua berubah ketika ada anak baru di kelas ku. Saat dia masuk ke kelas ku, guruku pun memerintahkan untuk memperkenalkan dirinya. Namanya cantika, dia berasal dari Yogyakarta. Sama seperti namanya, dia cewek yang cantik, putih, dan manis. Ketika dia melihat ke arah ku, aku pun langsung menundukkan kepala. Dan saat itu juga aku baru sadar kalau aku baru saja menatap nya. Badanku pun langsung keringat dingin dan ntah kenapa hati ku langsung berdebar kencang.   
    Apalagi ketika guruku memerintahkan nya duduk sebangku bersamaku. Hati ku pun langsung berdebar semakin kencang dan keringat dinginku pun menjadi-jadi, karna itu lah aku langsung izin ke toilet. Dan saat aku izin ke toilet, teman kelasku pun menertawakanku dan aku pun langsung berlari menuju toilet. Ketika aku pulang dari toilet ternyata Cantika sudah pindah bangku sama teman cewek dan yang sebangku denganku itu temanku yang mana, dulunya tidak mau sebangku denganku. Mungkin teman kelasku sudah pada bilang ke Cantika kalau aku ini anak yang aneh dan mungkin itu sebabnya dia mau pindah bangku.

Selasa, 12 November 2019

Pendidikan Agama Islam

     Menurut saya Pendidikan Agama Islam bagi pemuda masa kini itu sangatlah penting,karena dengan adanya PAI,pemuda masa kini bisa lebih tahu tentang agamanya sendiri dan bisa lebih mengenal tuhannya. Melalui PAI pemuda masa kini bisa mengajarkan suatu prilaku yang baik,yang berdasarkan aqidah islam serta ketauhidan kepada Allah SWT.Pendidikan Agama Islam ini menanamkan akhlakul karimah sebagai bekal menuju jalan yang diridhoi Allah SWT.

     Menurut saya definisi Pendidikan Agama Islam ialah suatu upaya pengenalan untuk umat beragama islam yang bertujuan untuk mengarahkan manusia kejalan yang benar,berakhalak baik,dan menjadikan manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang Maha Esa.

      Pendidikan Agama Islam menurut Zakiyah Drajat."Pendidikan Agama Islam dapat didefinikan sebagai upaya untuk mengatualkan sifat-sifat kesempurnaan yang tela dianugrahkan oleh Allah SWT kepada manusia,upaya tersebut dilaksanakan tanpa pamrih apapun kecuali untuk semata-mata beribadah kepada Allah"(Bawani,1993:65)

     Dalil yang berkitan dengan Pendidikan Agama Islam ialah Qs. Al-'alaq ayat 1-5. 
Yang artinya :"bacalah dengan (menyebut) nama tuhanmu yang menciptakan.Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah,dan tuhanmu-mulah yang maha mulia.Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya".
     surah ini menerangkan bahwa Allah menciptakan manusia dari segumpal darah kemudian memuliakannya dengan mengajar membaca,menulis,memberinya pengetahuan dan kita harus selalu bersyukur atas apa yang diberikan Allah kepada kita.

     Menurut saya Pendidikan Agama Islam dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai pengajaran agar bisa berprilaku dan bergaul yang benar di lingkungan masyarakat, selalu menjalankan perintah Allah SWT, dan menjauhi segala larangannya.

Senin, 07 Oktober 2019

RESUME SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI



Nama: Meta Dwi Julianti
Kelas: 1-E
Prodi: PAI
Makul: Bahasa Indonesia

Cover/sampul


ADAB GURU DAN MURID DALAMMENCARI ILMU 
STUDI PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI DALAM 
KITAB IHYA ULUMUDDIN JILID 1

SKRIPSI

OLEH
YUNI AMINASIH
NIM.1121100068




FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN 
(FTIK)
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
(IAIN) PONTIANAK
2017/1438 H





MOTTO :
HIDUP TAAT
PASTI SELAMAT



ABSTRAK
YUNI AMINASIH. Adab Guru Dan Murid Dalam Mencari Ilmu Studi Pemikiran Imam Al-Ghazali Dalam Kitab Ihya Ulumuddin Jilid 1:Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam,Institut Agama Islam Negeri Pontianak,2017
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pemikiran Imam Al-Ghazali tentang adab guru terhadap murid,2). Pemikiran Imam al-Ghazali tentang adab murid terhadap Guru.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Sumber data dari penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. 1) Sumber  data  primer adalah kitab Ihya Ulumuddin jilid 1 yang telah dialih bahasakan oleh Ibnu Ibrahim Ba’dillah penerbit  Republika Jakarta tahun 2010. 2) Sumber data sekunder adalah buku-buku pendamping yang berkaitan dengan data primer. Tehnik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah telaah pustaka (library research) sedangkan untuk menganalisis datanya peneliti menggunakan metode analisis deskripsi (deskripsi analisis).
Berdasarkan pada penelitian yang peneliti lakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1)  Adab guru terhadap murid sebagai berikut: a) Seseorang guru harus memperlihatkan kebaikan,   simpati , dan  bahkan empati kepada para muridnya, serta memperlakukan mereka laksana anaknya sendiri, b).  mengikuti teladan dan contoh dari akhlak rasulullah saw,c). Tidak  menyembunyikan nasehat atau ajaran untuk diberikan kepada murid-muridnya ,d).  Berusaha mencegah murid-muridnya dari memiliki watak serta prilaku jahat, e). Tidak merendahkan ilmu lain dihadapan muridnya, f).Mengejar murid-muridnya hingga mencapai batas kemampuan pemahaman mereka, g). Mengajarkan kepada para murid yang berkemampuan terbatas hanya sesuatu yang jelas, lugas, dan yang sesuai dengan tingkat pemahamannya yang terbatas,h). Guru harus melakukan apa yang disampaikan dan tidak berbohong dengan apa yang  disampaikan. 2) Adab Murid terhadap Guru adalah sebagai berikut: a) Menjaga diri dari kebiasaan yang merendahkan akhlak, b) Mengurangi keterpautannya kepada urusan duniawi, c).Tawadhu, d). Berusaha dengan    segenap kemampuan yang dimiliki untuk tidak mencari-cari perselisihan,e). Seseorang murid tidak meninggalkan satu cabang ilmupun,f). Tidak boleh mempelajari atau mendalami beberapa atau semua cabang ilmu pada sewaktu-waktu secara bersamaan, g) .  Tidak boleh mendalami cabang ilmu    baru,hingga ia menguasai dengan baik cabang ilmu sebelumnya,h)Mengetahui sebab-sebab ilmu disebut sesuatu yang sangan mulia,i) Mempercantik jiwa dan tindakan dengan kebajukan, j).Memusatkan perhatian pada tujuan utama menuntut ilmu bukan demi kekuasaan dan wewenang semata.
Kata kunci :Adab Guru Dan Murid,Mencari Ilmu,Pemikiran Imam al-Ghazali,Kitab Ihya Ulumuddin Jilid 1



DAFTAR ISI
ABSTRAK
KATA Pengantar 
DAFTAR ISI  
DAFTAR TABEL
 
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang   
B.     Fokus Penelitia
C.     Tujuan Penelitian
D.    Manfaat Penelitian
E.     Kajian Terdahulu
F.   Kajian Teori

BAB II BIOGRAFI IMAM AL-GHAZALI DAN KITAB IHYA ULUMUDDIN
A.    Riwayat Perjalanan Hidup Imam Al-Ghazali
B.     Riwayat Pendidikan Imam Al-Ghazali
C.     Perkembangan Pemikiran  Imam A-Ghazali
D.    Karya Imam Al-Ghazali
1.      Kitab Ihya UlumuddinSejarah Kitab  Ihyanul Ulumuddin
2.      Pujian terhadap Kitab Ihya Ulumuddin

BAB III METODE PENELITIAN
A.    Jenis Penelitian
B.     Sumber Data
C.     Teknik Analisis Data
D.    Sistematika Pembahasan

BAB IV ADAB GURU DAN MURID DALAM MENCARI ILMU STUDI PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI DALAM KITAB IHYA ULUMUDDIN JILID 1
A.    Adab Guru dan Murid dalam Kitab Ihya Ulummuddin jilid 1
1.      Adab Guru terhadap Murid
2.      Adab Murid terhadap Guru
B.     Pemikiran Imam Al-Ghazali tentang adab Guru dan Murid Menurut para Ahli
C.     Analisis Pemikiran Imam Al-Ghazali tentang Adab Guru dan Murid dalam Kitab Ihya Ulumuddin jilid 1    
  
BAB V PENUTUP
A.    Kesimpulan
B.     Saran

DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR LAMPIRAN




KUTIPAN PENULISAN:

1.Guru juga harus bertanggung jawab terhadap segala tindakannya dalam pembelajaran di sekolah dan dalam  kehidupan bermasyarakat (Isjoni,2009:23).
2.Guru juga bertugas mengajari , membimbing, melatih, dan memberikan contoh yang baik bagi muridnya baik dari segi ucapan,perbuatan, dan pergaulannya. Karena guru adalah sebuah contoh bagi murid-muridnya  (Sukino,2013:122)
3.Istilah murid juga tidak hanya digunakan dalam pendidikan formal saja,namun juga digunakan dalam pendidikan nonformal, dalam pendidikan non formal,istilah murid juga biasa disebut sebagai santri (Syar’I,2005:41)
4.Murid merupakan inti sentral,pokok persoalan dan subjek dalam proses belajar mengajar (Sukino,2013:124,125)
5. Pendidikan akhlak atau adab adalah lebih syumul “mencakup”daripada pendidikan karakter (Faikotunnikmah:2015)
6.Gelar Asy-syafi’I menunjukan bahwa    beliau bermazhab syafi’I              (Syaefuddin,2005:96)
7.Etika diartikan sebagai tata susila atau hal-hal yang berhubungan dengan mengerjakan suatu pekerjaan (djamarah,2000:49)
8.Tidaklah pantas apabila seseorang guru tidak mengenali identitas muridnya,  sehingga yang terjadi murid tidak akan merasa tidak teranggap sebagai    didikannya , oleh sebab itu wajiblah bagi seorang guru untuk mengenali muridny (Sadulloh,2010:132-133)
9.Dalam islam peserta didik adalah para murid siswa,atau mahasiswa, seluruhnya menjadi objek pendidikan isla,peserta didik tidak hanya sebatas para anak didik. Akan tetapi semua manusia adalah peserta didik,bahkan pendidikpun dapat dikatakan peserta didik karena tidak ada manusia harus belajar dan mengajar, maka fakir dalam bidang ilmu (Saebani dan Akadiyat,2008:24)
10.Dalam kegiatan pendidikan,sasaran kegiatan yang kita harapkan menjadi orang dewasa ialah murid atau peserta didik,mereka menjadi tumpuhan harapan agar menjadi manusia yang bersusila, bertanggung jawab dan terdidik sebagai peserta didik,menurut fahmi (dalam Suharto,2011:123)


DAFTAR PUSTAKA
Abidin Ibnu Rusn.2009.Pemikiran Al-Ghazali tentang Pendidikan   Yogyakarta:pustaka Pelajar.
Abu Muhammad iqbal.2013.Konsep Pemikiran Al-Ghazali tentang pendidikan Mediun: Jaya star Nine.
Ahmad Syar’i.2005. Filsafat Pendidikan Islam.Jakarta:Pustaka Firdaus.
Djaramah.2000.Guru dan Anak Didik dalam Interaktiv Edukatif.Jakarta:PT.Rineka Cipta.
Isjoni.2009.Guru sebagai Motivator Perubahan.Yokyakarta:Pustaka Pelajar.
Uyoh Sadulloh.2010.Pendagogik (Ilmu Pendidik).Bandung:Ikatan Penerbit Indonesia.
Beni Ahmad Saebani dan Hendra Akhadiyat.2008.Ilmu Pendidikan Islam.Bandung:CV.Pustaka Setia.
Toto Suharto.2011.Filsafat Pendidikan Islam.Jakarta:ar-ruzza Media.
Syaefuddin.2005.Percikan Pemikiran Imam Al-Ghazali.Bandung:Pustaka Setia.
Mustofa,A.1997.Filsafat Islam.Bandung:CV.Pustaka Setia